YOPEN TERO TABUNI S,Kep.Ns: Home-Kesehatan-Miris
Tampilkan postingan dengan label Home-Kesehatan-Miris. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Home-Kesehatan-Miris. Tampilkan semua postingan

Senin, 19 Maret 2018

Miris, 37 Orang Meninggal di Lanny Jaya Karena Diare

Maret 19, 2018 0
Miris, 37 Orang Meninggal di Lanny Jaya Karena Diare

Miris! Di Daerah Ini Setiap Dua Hari Ada yang Meninggal Karena Diare
Lanny Jaya (foto istimewa) 


Sekretaris Daerah Kabupaten Lanny Jaya Christian Sohilait melaporkan sedikitnya ada 37 warga di distrik Awena yang meninggal dunia akibat terserang penyakit diare dan minimnya fasilitas kesehatan dalam penanganan.
Jumlah 37 orang yang meninggal ini, kata Sekda, merupakan total keseluruhan di sepanjang awal tahun ini terhitung sejak Januari 2017 hingga bulan April. Ia mengatakan hingga kini masih banyak masyarakat yang dirawat di RSUD Tiom akibat diare.
“Sejak Januari sampai April 37 orang meninggal di Distrik Awena karena diare. Semua ini karena minimnya kesadaran masyarakat dalam melakukan pola hidup sehat,” katanya, Rabu (26/04/2017) kemarin.
Ia mengaku selain pola hidup masyarakat yang tidak sehat, informasi yang dikirimkan para kepala kampung ke Tiom (ibukota Lanny Jaya) sangat lambat sehingga penanganan medis tak sempat menolong korban meninggal.
Lebih lanjut Christian mengungkapkan masyarakat di distrik Awena diduga kuat terserang penyakit diare lantaran kolam penampungan air yang biasa digunakan untuk mandi dan minum tercemar kotoran manusia dan ternak.
Mereka yang terkena diare meninggal dunia karena kehabisan cairan tubuh dan tidak mendapatkan pertolongan medis yang baik.
“Ada dua dokter yang sudah kami kirim kesana, mereka akan bertugas beberapa waktu ke depan untuk mengantisipasi jangan sampai ada lagi korban,” ujarnya.

Pemkab Lanny Jaya juga sudah mengirimkan permohonan bantuan kepada Pemprov Papua agar segera memberikan bantuan kesehatan berupa obat-obatan dan tenaga medis karena stok yang dimiliki sangat terbatas.

Miris, Ditemukan 13 Penderita Kusta di Oransbari

Maret 19, 2018 0
Miris, Ditemukan 13 Penderita Kusta di Oransbari
Hasil gambar untuk Anak Papua di Manokwari
Anak Papua di Distrik Oransbari, Manokwari Selatan (foto Istimewa)

Wilayah Distrik Oransbari, Kabupaten Manokwari Selatan terdeteksi ada belasan penderita penyakit kusta baru yang ditemukan belum lama ini. Kondisi tersebut berhasil terungkap setelah Dinkes Papua Barat melakukan observasi ke wilayah itu.
Koordinator Pengelolah Program Kusta Puskesmas Oransbari, Sateus Demhi menjelaskan penyakit kusta bukan hal baru bagi masyarakat di Oransbari. Saat ini ada lebih dari 20 penderita kusta, hanya saja ke-13 orang yang ditemukan ini merupakan pasien baru.
“Yang 13 ini kita temukan saat melakukan observasi. Kalau yang lainnya memang sudah merupakan pasien yang sudah kami tangani sejak lama, ada yang sudah delapan bulan kami tangani dan sudah memasuki tahap pemulihan,” ujar Sateus, Senin (30/01/2017) kemarin.
Lebih jauh, Sateus mengatakan selama ini para pasien kusta di Oransbari hanya diketahui setelah dilakukan pemeriksaan di Puskesmas. Untuk itu, dengan adanya penemuan yang didapatkan saat observasi, selanjutnya seluruh wilayah Oransbari akan diperiksa agar dapat memastikan masyarakat lain ikut terkena kusta atau tidak.
Dalam penjelasannya, ke-13 pasien yang baru ditemukan ini tak hanya terdiri dari orang dewasa, namun ada juga anak-anak yang terkena penyakit menular tersebut. Semua pasien baru ini tengah dalam proses pengobatan.
“Pertama kita berikan sosialisasi di puskesmas, termasuk pemberian obat, minum pertama kami dampingi dan selanjutnya kami berikan obat untuk minum di rumah,” terangnya.

Sateus memastikan semua pasien kusta yang ada di Oransbari akan dikontrol secara berkala terutama dalam pemenuhan kebutuhan obat mereka. Ia menambahkan kasus kusta di distrik tersebut telah ada sejak tahun 2008 namun angkanya meningkat drastis belakangan ini.